Aku dan Permataku

 

Aku hanya seorang manusia biasa yang mencoba untuk menjadi apa adanya, belajar dari kehidupan untuk bisa hidup, dan merenungi kematian untuk menghadapinya. Punya banyak obsesi yang terpendam, beberapa masih terus terpendam, dan sebagian sedang digali untuk mencuat ke depan. Dari semua itu yang terpenting hanya satu, berusaha untuk menjadi diri sendiri, yang bisa menyenangkan orang di sekitar, dan tidak menyusahkan mereka yang tahu bagaimana susahnya disusahkan orang.

Sedangkan permataku adalah impian terindahku, keindahan yang sejak lama kurindukan, kuimpikan, dan ingin selalu kumiliki. Permataku adalah perhiasan terindah yang kumiliki saat ini. Terkadang ia menjadi bidadariku, malaikatku, atau bahkan sosok terindah lainnya yang selalu datang memelukku. Namun bagiku ia lebih sering menjadi permata yang indah, permata yang terus bersinar bagaikan pelita di kala gelap, permata yang terus menghangatkanku ketika dingin menyergap, dan juga permata yang selalu menyenangkanku dengan keindahannya yang terjaga.

Aku dan Permataku akan selalu terjaga, dalam cahaya, keindahan, dan kehangatan selamanya.

2 responses to “Aku dan Permataku”

19 04 2007
ndoro kakung (04:07:48) :

salam kenal juga dari jakarta.

30 05 2007
esthi (03:31:34) :

haii bowo daku mampir niih.. wah asik tu tulisan2nya puitis bgt .. bisa buat refleksi ni

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>